Assalamu'alaikum Warrahmah,
I still remember this one poem. I think it's better to share with you;
Pencarian dan Pengabdian
Mataku terbuka luas
Namun hatiku masih jua tertutup rapat
Entah mengapa hidayah yang datang menjenguk pintu hatiku
Ku biarkan lalu ku tepis dengan keegoanku
Akhirnya aku meraba tanpa rahmatMu
Terasa gelap sungguh jalan yang ku lalui
Dalam perjalananku...
Aku mencari apa itu nadi hidup yang dapat membuatkan ku tenang
Kakiku menjejaki dunia ciptaan Allah
Mengharapkan datangnya lagi petunjukNya
Ketika langkah ini menujuMu Ya Rabbi
Bukakanlah hatiku...Bukakan hatiku...walau sedikit...walau sedikit...
Musafir ku di bawah bumiMu
Ku bawa diriku ke kota suci...
Subhanallah! Maha Suci Allah!
Kaabah jelas terpamer di depanku...
Saat mataku melihat keindahan rumah-rumahMu itu Ya Allah
Aku merasa keindahan Islam sebenar
Di sanalah berdiri dengan megahnya simbol kegemilangan Islam
Di sanalah aku mula merasa getar akan dosa-dosaku
Tinggi menggunung dosa-dosa ku Ya Rahman
Hina terasa diri ini
Sujudku memohon belas kasihMu
Tak terhitung dosa-dosaku Ya Rabb!
Bagaikan haus di padang pasir
Lalu, Kau bentangkan sebuah sungai
Kau tumbuhkan tumbuhan dari benih-benih subur
Untukku minum dan untukku makan darinya
Namun kekadang diriku terlalai
Arus duniawi menarikku
Tetapi Al-Quran tetap akan menarikku kembali
Sampai bilakah aku akan begini?
Tidak dapatkah aku mengabdikan diriku hanya kepadaMu?
Bukakanlah mata hatiku,
Agar ku lebih taqwa,
Agar mereka pun merasa seperti apa yang aku rasa,
Sayangku kepada mereka Ya Allah...
Aku tak ingin mereka hanyut..
Aku tak ingin kami hanyut...
Rangkullah kami kembali ke dalam pelukanmu rahmatMu,
Lalu nukilan hati ini ku pamerkan
Aku masih lagi belajar ilmuMu Ya Allah,
Tiada ilmu yang Kau beri melainkan hanya sedikit..
Hanya sedikit...
Rendahkanlah hati ini dan tundukkan di depan kebesaran Allah...
Bangkitlah, wahai saudaraku,
Lepaskanlah jiwamu dari belenggu duniawi
AllahuAkbar!
Bangunlah, wahai kekasihku,
Jangan kau terjerumus ke lembah berapi.
Kibarkanlah bendera Islam di dalam dirimu,
Pacakkanlah ia megah di jiwamu.
Laa Ilaaha Illallah!
Biar hembusan Islam sebenar berKOBAR-KOBAR di jiwamu!
Hijrahkanlah dirimu!
Karya: Hajah Izzah Fatinah Haji Kassim
0 comments:
Post a Comment